Pasang nama yang menarik perhatian dan begitu juga foto yang mengundang rasa kagum serta penasaran. entah dari mana foto itu berasal....?,yang penting sosok didalam foto tadi bisa mengusik rasa ingin tau,atau lebih banyak mengusik naluri berahi. lihat saja di jejaring sosial seperti Facebook,begitu banyak nama dan foto-foto fiktif yang semata-mata untuk menjaring sebanyak-banyaknya orang untuk mengisi daftar teman di akun.lalu apa itu salah....?pertanyaan ini memang tidak ada gunanya diutarakan,hanya saja apa mereka benar-benar sudah memanfaatkan jejaring sosial dengan ideal?
Apa gunanya jumlah teman yang banyak di akun?
buat saya pribadi ini sangat menggangu. bagaimana tidak,setiap detik selalu ada status baru yang diupload guna untuk berbagi kisah atau hanya sekedar tegur sapa.dari orang-orang yang sama sekali tidak dikenal, belum lagi fake status yang hanya hadir sebagai sebuah "keharusan" dalam memulai hari para pengguna jejaring sosial.
Status untuk sebuah komen.../solusi?
apa yang kalian harapkan dari sebuah status? komentarkah/solusi?atau hanya sekedar mencurahkan isi pikiran?. Liat saja begitu banyak status yang hanya melahirkan media sebagai ajang olok-olokan(keisengan)semata.....bahkan ada yang hanya dihadiahi simbol-simbol.
memang terkadang saya pribadi terjebak dalam permainan seperti diatas,saling memberi komen yang bernada keisengan belaka, Apa kita pernah kita berpikir bahwa semakin lama, rasa empati kita semakin jauh terselip di dalam sebuah lelucon?